Biocell : Road2Dejan

theory without practice is nothing…practise without theory is blind

Lebih Dalam mengenal Kabel Flash BB5 UFS dan JAF

Posted by biocell97 pada Maret 11, 2010

Terkadang Proses Flashing tidak semulus yang kita bayangkan dan harapkan…
Error dapat saja terjadi… entah itu sebelum proses flashing… pada saat proses CHK… ditengah proses Flashing dan lain sebagainya…
Kenapa error dapat terjadi??? Apa yang menyebabkannya???
Berikut beberapa infomasi yang mungkin berguna… hasil berkelana di berbagai forum…
Credit goes to whom make originally this solutions…

Pertama… mari coba kita pahami kenapa error(pesan error) dapat terjadi…
Error(pesan error) seperti “error sync the phone”, dan lain sebagainya terjadi karena software(JAF, HWK dsb) menyatakan error/kesalahan…. he…he…he….
Software (JAF, UFS dsb) menyatakan error karena dia mendeteksi adanya error/kesalahan….
Kesimpulan adanya error/kesalahan yang disampaikan oleh Software(JAF, UFS dsb) dalam bentuk pesan error/kesalahan, diambil berdasarkan hasil analisa Software (JAF, UFS, dsb) terhadap data-data yang diterimanya….Data-data tersebut dalam bahasa yang sederhana sebagai contoh… tidak ada data yang diterima melalui pin RX, data yang diterima melalui pin RX tidak pas/sesuai nilainya dan masih banyak lagi kemungkinannya…

Nah… oleh karena itu… ada baiknya kita melihat dulu bagaimana Software perbaikan (JAF, UFS dsb) dapat memperoleh data dan memasukkan data pada handphone Nokia Khususnya BB5… dengan kata lain… bagaimana software perbaikan berkomunikasi dengan Handphone…

Saya bukanlah seorang programmer… tetapi sesungguhnya saya ingin menjadi seorang programmer… hanya saja belum tahu caranya…. hi…hi…hi… bosen jadi orang bingung kalau para master lagi ngomong di forum….he…he…he… [img]http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif[/img]

Coba perhatikan gambar berikut….
Skema kabel 7 pin untuk UFS dan JAF….

Skema Kabel 7 Pin UFS dan JAF

juga yang berikut……Skema Kabel Nokia 5200/5300…sebagai contoh…
5200/5300 skema kabel

Gambar berikut juga mungkin berguna buat penjelasan…. Flash Interface 5200
Flash interface 5200/5300

Coba kita perhatikan fakta-faktanya…. detektif conan beraksi…. Click the image to open in full size. Click the image to open in full size.

Fakta pertama
… JAF dan UFS menggunakan kabel RJ 45 yang memiliki 8 jalur atau 8 konektor pinout .. 1 pinout tidak dipakai, 7 pinout lainnya terpakai…
7 Pinout yang terpakai masing-masing digunakan sebagai berikut :
Pinout 1…. VBAT
Pinout 3…. BSI/BTEMP
Pinout 4…. TX
Pinout 5…. RX
Pinout 6…. MBUS
Pinout 7…. GROUND
Pinout 8…. VPP

Fakta Kedua.
.. Konektor Pinout Flash Interface pada mesin HP BB5 berjumlah 7 pinout… yaitu
1. USB-POW_DET/VBUS
2. TX
3. RX
4. RX2
5. VPP
6. MBUS/CLK
7. GROUND
Jika ditambah dengan 3 konektor baterai berarti jumlahnya 10 buah………………………………………. ………..

Fakta Ketiga.… jika merujuk pada gambar di atas… maka berikut koneksi masing-masing jalur…
1. Pinout VBAT pada kabel flasher JAF/UFS terkoneksi dengan konektor VBAT pada mesin HP…
2. Pinout BSI/BTEMP pada kabel flasher JAF/UFS terkoneksi dengan BSI pada mesin HP dengan melalui hambatan R senilai 5.1 K/7.5 K… BSI ke Ground 68K
3. Pinout TX pada kabel flasher JAF/UFS terkoneksi dengan konektor pinout TX pada flash interface di mesin HP
4. Pinout RX pada kabel flasher JAF/UFS terkoneksi dengan konektor pinout RX pada flash interface di mesin HP
5. Pinout MBUS pada kabel flasher JAF/UFS terkoneksi dengan konektor pinout MBUS/clock pada flash interface di mesin HP
6. Pinout Ground pada kabel flasher JAF/UFS selain terkoneksi dengan Ground pada mesin HP juga terkoneksi dengan USB-POW_DET/VBUS
7. Pinout VPP pada kabel flasher JAF/UFS terkoneksi dengan pinout RX2 pada flash interface di mesin HP
Kurang lebih seperti itu…..

Fakta Keempat… pinout VPP pada flash interface tidak terpakai atau bersifat NC atau not connected…. bener nggak sih…. masak dibuat tapi nggak ada fungsinya???… saya tidak begitu paham… tetapi demikianlah faktanya… mungkin para sesepuh lebih tahu….

Fakta Kelima... berdasarkan skema, maka jalur flash interface menuju/terkoneksi ke IC TAHVO dn IC RETU…

Kurang lebih seperti itulah fakta-faktanya… kalau lebih mohon dikurangin, kalau kurang mohon ditambahin, kalau salah mohon dikoreksi…. masih newbie nih…Click the image to open in full size.

Sekarang…. mari coba kita analisa….
Pada kabel F-Bus jalur komunikasi data dibagi 2… yaitu jalur TX(transmite) untuk jalur keluar data… dan jalur RX(receiver) untuk jalur masuk/penerimaan data…
Melalui kedua jalur inilah Komputer kita (Software) berkomunikasi dengan handphone(dalam hal ini CPU)…
Bagaimana dengan pinout-pinout yang lain? Apa fungsinya? Supaya keren dan tampak lebih rumit? Atau kamuflase aja?….he…he…he….
Tentu saja ada fungsinya… be patient….he…he…he…

Intermezo dulu ah…………..Click the image to open in full size.

Ketika kita telah menjadi seorang teknisi… kita biasa menjumpai beberapa istilah… Normal mode, local mode, dan lain sebagainya…
Pada handphone nokia….kondisi hidup bisa dibagi beberapa mode (menurut pemahaman saya…nggak tahu benar atau tidak)…
Normal mode… handphone berjalan secara normal dengan segala fiturnya, bisa nelpon, putar musik dan lain-lain….
Test mode… handphone hidup dan disiapkan untuk menjalani beberapa test/pengujian… oleh CPU???… mungkin..

Local Mode….handphone hidup dan siap untuk proses pembacaan dan penulisan data secara direct…
Flash Mode… kondisi ketika proses Flashing terjadi…
yang terakhir dan yang paling penting bagi kita yaitu….
“Rusak Mode”.… handphone dalam kondisi hidup atau mati…karena suatu dan lain hal user nggak puas dan ingin memperbaikinya….hi…hi…hi…(bisa jadi rejeki atau malapetaka)…Click the image to open in full size.

Ok, Lanjut lagi…………………………….
Apa fungsi pin yang lain selain pin RX dan TX sebagai jalur komunikasi data….
Microcontroller Atmega8 yang digunakan pada Box JAF/UFS memiliki clock tersendiri…begitu juga CPU pada handphone…untuk itu perlu disinkronkan frekuensinya…
selain itu proses flashing yang dilakukan oleh software JAF membutuhkan kondisi local mode dan flash mode… jadi disinilah pinout-pinout yang lain berperan…. untuk syncronisasi(agar data yang lewat melalui jalur RX dan TX tidak salah baca) dan untuk mencapai kondisi yang dibutuhkan untuk proses flashing dan modifikasi firmware….local mode, test mode, flash mode….disini jugalah TAHVO dan RETU berperan….
sedangkan CPU berperan untuk menuliskan data-data firmware yang ingin kita tulis/modifikasi dan juga membaca isi dari IC flash jika diperlukan… serta…fungsi lainnya…
Mohon dikoreksi kalau salah…………………Click the image to open in full size.

Yang di atas itu semuanya teori…. tapi prakteknya gimana?

Theory without practice is nothing but practice without theory is blind…
Beramal tanpa ilmu adalah buta…..

Posted in Tak Berkategori | 2 Comments »

Solusi 5130c Contact service (Simlock dan security)

Posted by biocell97 pada Maret 8, 2010

5130c RM 495, adalah handphone nokia BB5 kategori SL3… dan karena hal itu maka banyak orang mengatakan bahwa handphone tersebut tidak support untuk proses unlock dan simlock repair…serta perbaikan contactS ervice….
Benarkah demikian…………………….???
Ehm….sebelum kita mengurai fakta-faktanya, ada sebuah pertanyaan penting…. apa itu SL3 atau Security Level 3?
Sebaiknya kita pahami dari awal…..SL1, SL2, SL3……….
Banyak informasi yang beredar di berbagai forum dan masing-masing agak sedikit berbeda, tetapi kurang lebih sebagai berikut pembagiannya menurut yang saya pahami dan yakini :
SL1(Security Level 1) = Nokia BB5 generasi awal yang tidak memiliki area PM 120
SL2(Security Level 2) = Nokia BB5 yang memiliki area PM120 dan area tersebut memuat data simlock yang terkoneksi dengan nilai PM308
SL3(Security Level 3) = Nokia BB5 yang memiliki area PM 120, dan area PM308 yang terproteksi
………………………Sebelumnya, jika kurang mohon ditambahin, jika lebih mohon dikurangin, jika salah mohon dikoreksi………………………..

Berdasarkan pembagian di atas, apa yang bisa dan apa yang tidak bisa dilakukan pada masing-masing tipe handphone tersebut???

SL1
Flashing = bisa dilakukan
Write PM 1 dan PM 309 = bisa dilakukan (menggunakan SX4, reset NPC, BYPass CRT)
Write PM seluruh area = bisa dilakukan
Write RPL = Bisa dilakukan
Unlock = bisa dilakukan
SL2
Flashing = Bisa dilakukan
Write PM 1 dan PM309 = Bisa dilakukan (menggunakan SX4, reset NPC, Bypass CRT)
Write PM seluruh area = Bisa dilakukan
Write RPL = Bisa dilakukan
Unlock = Bisa dilakukan

SL3
Flashing = Bisa dilakukan
Write PM 1 dan PM309 = bisa dilakukan (menggunakan SX4, reset NPC, Bypass CRT)
Write PM area 308 = Tidak bisa dilakukan
Write RPL = Bisa dilakukan
Unlock = tidak bisa dilakukan

NB: proses SX4 dengan cara bypass certifikat terkadang tidak sempurna hasilnya… oleh karena itu di anjurkan untuk menggunakan SX4 Auth via server…

5130c(RM 495) = Nokia BB5 SL3, apakah bisa memperbaiki kasus contact service pada Hape ini???

Mungkin sebaiknya kita perlu memahami bagaimana kasus contact service dapat terjadi….

Contact Service
“This faults means that the phone Software is able to run and thus watchdog of CPU can be served.
Selftest Functions run when power is switch on and software is executed from combo memory. If any selftest fail, a “Contact Service” text is shown on LCD.”

Intinya, ketika handphone dinyalakan, maka cpu akan melakukan beberapa tes(selftest), jika ada salah satu hasil selftest yang fail/gagal, pesan “contact service” akan muncul di layar.

Nah, umumnya, fail yang tejadi diakibatkan oleh kegagalan selftest pada security test dan simlock test………..
Security Test berhubungan dengan nilai PM 1 dan PM 309, jika nilai pada kedua area tersebut ada yang tidak valid… maka hasil selftest pada security test akan failed/gagal. Hasilnya “contact service”.
Solusi : write ulang area PM 1 dan PM 309 dengan nilai yang valid
Simlock test berhubungan dengan nilai PM 120 dan PM 308, jika nilai pada kedua area tesebut ada yang tidak valid, maka hasil selftest pada Simlock test akan failed/gagal. Hasilnya “contact service”.
Solusi :
1. Jika nilai PM 120 yang bermasalah, jika punya backup yang valid, bisa dicoba untuk write ulang area tersebut. Jika tidak punya, buat sendiri PM 120 section 0 menggunakan berbagai tool free yang ada, lalu coba write ulang area tersebut…
2. Jika nilai PM 308 yang bermasalah, maka sepertinya saat ini belum ada tool yang mampu memperbaikinya, karena area PM 308 diproteksi, tidak bisa di write ulang (ada yang bilang bisa… dengan sedikit trik)
Yang saya yakini, bahwa area PM 308 kecil kemungkinan bisa korup, karena area tersebut diproteksi… jadi jika menghadapi masalah contact service karena simlock test failed, maka kemungkinan besar karena area PM 120 yang korup, bukan area PM 308.
Contoh log karena PM 120 yang korup…

Log by JAF
Default SN type:
IMEI plain: 354223031265333
IMEI spare to net: 3A 45 22 03 13 62 35 03
IMEI SV to net: 33 45 22 03 13 62 35 23 F6

LOCK STATUS:
CONFIG KEY: 0000000000000000
PROVIDER KEY: 0000000000000000
Provider: Unknown provider
Key Code count: 0, FBUS Code count: 0

Log by MXKey
Phone Type: RM-495 (Nokia 5130c-2)
SW Version: V 06.65 01-04-09 RM-495 (c) Nokia
Imei plain: 35932902982888-6
Language Pack:
- not available.

SIMLOCK invalid!
SUPERDONGLE_KEY seems to be valid
SIMLOCK_TEST failed!
SECURITY_TEST passed

SIMLOCK_DATA corrupted!

Sedikit tambahan mengenai UNLOCK……
“5130c adalah Nokia SL3, tidak support unlock, tunggu update…” hal ini memang benar, hanya saja kalimat ini sering dikatakan pada tempat yang salah….. sehingga agak menyesatkan saya pikir…
Log di atas bukan karena handphone dikunci, tetapi karena salah satu data simlock (area PM 120) ada yang korup… jadi hanya perlu memperbaikinya saja… bukan di unlock.
Unlock Provider adalah proses membuka kunci provider yang ditanamkan pada handphone nokia yang terkunci pada provider tertentu. Karena data simlock salah satunya disimpan di area PM 308, maka hal tersebut saat ini tidak mungkin untuk dilakukan… PM308 terproteksi dari penulisan ulang melalui flash mode.

Thanks buat OM togel Mania, Om Andra, Om G-blues, dan lain-lain

Posted in BB5 | Leave a Comment »

Sejarah Sekuriti Nokia

Posted by biocell97 pada Januari 12, 2010

Sejarah Sekuriti/proteksi Keamanan Handphone Nokia dari Zaman DCT3 hingga BB5 terbaru dan hubungannya dengan masalah Contact service…

Sebelum kita membahas mengenai Sejarah Sekuriti pada handphone Nokia ada baiknya kita mengetahui pembagian atau klasifikasi dari handphone nokia itu sendiri.

Berikut contoh layout Handphone Nokia DCT3, dalam hal ini tipe 8210…
8210_Explain

Berikut Layout salah satu HP Nokia DCT4, yaitu Nokia 6101 RM-76
6101_Layout

Ada juga yang disebut HP Nokia tipe WD2 dan TIKU, tetapi pada prinsipnya HP golongan tersebut masuk dalam kategori DCT4 karena Baseband serta sekuritinya sama, hanya saja ada penambahan tertentu karena HP tersebut sudah mulai mengadopsi sistem operasi symbian(untuk WD2) dan Java MIDP 2.0 untuk TIKU yang digunakan untuk Aplikasi dll. Hal ini tentu saja butuh kapasitas memory dan CPU yang lebih tinggi untuk mengakomodir keunggulannya tersebut.
Umumnya IC flash lebih dari satu dan IC RAMnya tidak lagi terintegrasi dengan IC lain tetapi sudah tersendiri.
Selain itu juga, pada HP golongan ini ditambahkan IC Zokus untuk memperingan kerja dari IC UEM… (mohon dikoreksi kalo salah…)

Berikut contoh Layout HP WD2 Nokia 3230…
PIC_3230

Kalo untuk Handphone tipe Nokia DCT4 TIKU bisa kita lihat penjelasan dari DJ Orion
di forum.djawir.com

Stucture NOKIA 8800 DCT4-TIKU
________________________________________
Kali ini kita akan mengenal lebih dekat Ponsel Nokia 8800 yang memiliki processor bergolongan TIKU. Yang memiliki struktur mesin yang agak berbeda dengan golongan lain seperti DCT4, WD2, BB5.

Dari Desainnya yang elegant, ponsel ini memiliki system operasi Java MIDP 2.0 dengan layar 256K warna 208×208 pixel, camera 600×800 pixel, serta konektivitas Bluetooth.

Ponsel ini dikendalikan oleh procesor yang bernama TIKU. Dimana processor ini sudah menyatu bagian memory didalamnya. Beda dengan type lain yang antara processor dan Memory terpisah. Untuk RAM yang digunakan adalah PDRAM (Program Data RAM). TIKU ini mengontrol system kerja pada ponsel termasuk :
Kamera
LCD
Keypad
Bluetooth
FM Radio

Dan sebagai bagian Power dan Audio tetap digunakan UEM (Universal Energy Management Enhanced Version). Fungsi utama UEM ini sebagai :
- Regulator Power Supply
- Control signal yang diteruskan ke/dari IC RF Helgo.
- Control Charging
- Control Audio & Vibrator
- Voltage Control untuk SIM Card
- Control Jalur Data FBUS/MBUS
- Control LED (Light Emitting Diode)
- Data IMEI tersimpan dalam UEM

Kedua IC tsb TIKU dan UEM adalah komponen utama bagian BaseBand (BB) yaitu Bagian Pengontrol atau Logic dari ponsel. Sedangkan bagian yang mengontrol proses signal adalah bagian RF (Radio Frequency). Adapun bagian RF terdiri dari :
-HELGO sebagai komponen utama bagian RF sebagai Signal processor.
-Power Amplifier (PA) RF9250E4.1 sebagai penguat pada bagian Transmitter (TX).
-VCTCXO (Voltage Controlled Temperature Compensated Crystal Oscillator) yang berfungsi sebagai Local frequency untuk dimixer dengan frequency operator. Frekuensi berkisar 3296-3980 Mhz.

Selain bagian utama RF dan Baseband, juga terdapat perangkat tambahan lain seperti :
-IC Radio FM Module TEA5761UK
-IC Bluetooth Module BC-3 ROM

Kedua IC tsb mengontrol Aplikasi FM radio serta transfer data yang menggunakan Bluetooth. Masalah kerusakan yang berhubungan dapat disebabkan oleh kedua komponen tsb.

Sedangkan kerusakan bagian power umumnya disebabkan oleh UEM selain dari software yang bermasalah. Serta PA yang short apabila terjadi short circuit pada ponsel, juga masalah flexible Kerusakan pada UEM dapat dilakukan pengukuran dengan mengukur :

1. 32 Khz Sleep Clock pada C209 yang dihasilkan oleh Crystal 32 Khz serta UEM
2. VR3=2,8 V pada C295 pin1
3. 26 Mhz RF Clock 300 mV pp pada C422 pin2 yang berasal dari Crystal 26 Mhz dan Helgo.
4. PURX (Power Up Reset) 1,8 V pada J404 atau N6031

Untuk Connector Battere pada Nokia 8800 berbeda dengan type lainnya. Connector battere pada type ini hanya memiliki 2 pin yaitu Vbatt + dan Ground.

Sedangkan BSI (Battery Size Info) terletak pada PCB. Pada Connector Battere ini juga terdapat SIM Card Detection yang berfungsi sebagai saklar menuju SIM card jika battere dipasang dan dilepas.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Tegangan pada Connector Batt disalurkan menuju ZOCUS yang terletak pada Connector Batt yang bertugas mengontrol dan membagi arus dari Battere menuju komponen-komponen pada ponsel.
Kerusakan pada Zocus dapat mengakibatkan gangguan power.

Nah Gimana Dengan Nokia BB5…seperti apa layout nya…mari kita lihat…
N70_Explain

Nah, untuk desain BB5 ini, nokia benar2 merubah semuanya baik dari baseband (untuk kebutuhan Aplikasi & Multimedia) hingga desain bagian signal (untuk peningkatan kemampuan komunikasinya ex. 3G) demi tuntutan persaingan pasar yang semakin berat… serta juga untuk memperkuat proteksi sekuritinya agar tidak bisa di Unlock selain oleh Nokia Sendiri. Alhasil, kakek guru kita…Dejan Kaljevic… dan kawan2(JAF Team, Saras Team dll), harus memulai semuanya dari awal…Riset dan percobaan selama beberapa tahun… agar bisa melakukan modifikasi (baca : Unlock) terhadap Software HP Nokia BB5.
(denger2…Dejan Kaljevic sampai perlu bertapa dan menyepi…he…he..he…curse for the legend).

Koreksi :
DCT3 = Nokia Digital Core Technology 3
DCT4 = Nokia Digital Core Technology 4
BB5 = Nokia Base Band 5 ( BB-5 )

Bersambung…

Posted in Nokia | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Bloggerian TopHits

Posted by biocell97 pada Desember 17, 2009

Bloggerian Top Hits

Posted in Tak Berkategori | Leave a Comment »

Info mengenai nokia SL1, SL2, dan juga yang biasa disebut SL3 Phones…

Posted by biocell97 pada Desember 17, 2009

Info mengenai nokia SL1, SL2, and juga biasa disebut SL3 Phones…
Saya sih tidak begitu yakin 100 %, tetapi jika ada yang punya pendapat lain ataupun berbeda mengenai permasalahan ini, saya terbuka untuk menerima masukan dan berdiskusi agar tidak terjadi penyesatan informasi.
Berikut sekedar definisi sederhana mengenai Handphone Nokia kategori SL1-SL2-SL3.
Tipe Handphone Nokia SL1
Tipe SL1 adalah tipe-tipe handphone Nokia BB5 yang memiliki tingkat security level 1, tak masalah apakah handphone tersebut menggunakan satu buah prosessor atau 2 processor atau RAP3G ataupun Rapido….jika handphone tersebut tidak memiliki Area PM120, dia dikategorikan SL1. Informasi mengenai Nokia BB5 kategori SL1 sudah banyak diketahui oleh para hacker sehingga memudahkan kita untuk melakukan berbagai hal (software maupun hardware) dengan relatif aman…tentunya dengan menggunakan berbagai tool ciptaan para programer/hacker baik yang free maupun berbayar…
Tipe2 Hape yang masuk kategori ini adalah Hp Nokia BB5 generasi awal…seperti N70, 6680 dll. Berikut list Handphone SL1
RAPIDO:
N95 (RM-159) – RAPIDOYAWE_V1.11_PA_385ZWK
N95 (RM-245)
N95 (RM-160)
E90 (RA-6)
RAP3GV2 models:
6630 (RM-1)
6680 (RM-36)
6681 (RM-57)
6682 (RM-58)
N70 (RM-84)
N70-5 (RM-99)
N71 (RM-67)
N90 (RM-42)
N91-1 (RM-43)
N91-8GB (RM-43)
N91-5 (RM-158)
N93 (RM-55)
Rap3Gv3 phones:
3109c (RM-274) – RAPGSM
3110c (RM-237) – RAPGSM
3250 (RM-38)
3500c (RM-272) – RAPGSM
3500cb (RM-273)
5200 (RM-174) – RAPGSM
5200b (RM-181)
5300 (RM-146) – RAPGSM
5300b (RM-147)
5500 (RM-86)
6085 (RM-198)
6086 (RM-188)
6086b (RM-260)
6125 (RM-178)
6126/6133 (RM-126)
6131 (RM-115)
6131 NFC (RM-216)
6136 (RM-199)
6151 (RM-200)
6233 (RM-145)
6234 (RM-123)
6280 (RM-78)
6300 (RM-217)
6300b (RM-222)
7370 (RM-70)
7373 (RM-209)
7390 (RM-140)
8600 (RM-164)
E50 (RM-170)
E50 (RM-171)
E50 (RM-172)
E61 (RM-89)
E61i (RM-227)
E62 (RM-88)
E65 (RM-208)
N73-1 (RM-133)
N73-5 (RM-132)
N75 (RM-128)
N77 (RM-194)
N80-1 (RM-92)
N80-3 (RM-91)
N92 (RM-100)

Halaman: 1 2

Posted in BB5 | Leave a Comment »

NOKIA MODEL LIST

Posted by biocell97 pada Desember 10, 2009

All About Nokia… sebaiknya anda tahu…

Mungkin banyak teknisi yang belum tahu…nggak hapal(banyak banget…gimana hapalnya…he…he…he…)… atau merasa nggak perlu tahu…tentang klasifikasi tipe2 HP Nokia…. Padahal penting banget…setidaknya menurut gue… Kenapa????
Dengan mengetahui tipe HP yang sedang kita hadapi…kita bisa lebih cepat dan lebih tepat mengambil langkah yang dianggap perlu untuk menyelesaikan persoalan HP tersebut….selain juga untuk menambah kewaspadaan…dan yang lebih penting…menentukan harga service….hi…hi…hi…

Langsung aja listnya ya…

Nokia Model DCT1 DCT2 DCT3 DCT4 ,4+ BB5 etc dll..

Nokia DCT-1
Nokia 1011 Nokia 1610 Nokia 1611 Nokia 1620 Nokia 1630 Nokia 1631 Nokia 2010 Nokia 2040 Nokia 2110 Nokia 2110i Nokia 2114 Nokia 2140 Nokia 2148 Nokia 2148i Nokia 2160 Nokia 2160i Nokia 2170 Nokia 2180 Nokia 2190 Nokia 9000 Nokia 9000i

Nokia DCT-2
Nokia 3110 Nokia 3110 PlusNokia 8110 Nokia 8110i Nokia 8146 Nokia 8148 Nokia 8148 (nk502)Nokia 8148i Nokia nk502

Nokia DCT-3
Nokia 2100 Nokia 3210 Nokia 3210 Nokia 3310 Nokia 3315 Nokia 3330 Nokia 3350 Nokia 3390 Nokia 3390 Nokia 3391 Nokia 3395 Nokia 3410 Nokia 3610 Nokia 5110 Nokia 5110i Nokia 5110i APACNokia 5120 Nokia 5125 Nokia 5130 Nokia 5160 Nokia 5170 Nokia 5170i Nokia 5180 Nokia 5180i Nokia 5185 Nokia 5185i Nokia 5190 Nokia 5210 Nokia 5510 Nokia 6080 Nokia 6081 Nokia 6090 Nokia 6091 Nokia 6110 Nokia 6120 Nokia 6120i Nokia 6130 Nokia 6138 Nokia 6150 Nokia 6160 Nokia 6161 Nokia 6162 Nokia 6180 Nokia 6185 Nokia 6185i Nokia 6188 Nokia 6190 Nokia 6210 Nokia 6250 Nokia 7110 Nokia 7160 Nokia 7190 Nokia 8210 Nokia 8250 Nokia 8260 Nokia 8265 Nokia 8265i Nokia 8270 Nokia 8280 Nokia 8280i Nokia 8290 Nokia 8810 Nokia 8850 Nokia 8855 Nokia 8860 Nokia 8890 Nokia 9110 Nokia 9110i

Nokia DCT-L(inda) [Communicator]
Nokia 9210 CommunicatorNokia 9210 CommunicatorNokia 9210i CommunicatorNokia 9290 CommunicatorNokia 9300 (APE)Nokia 9300 (APE)Nokia 9300i (APE)Nokia 9500 Communicator (APE)Nokia 9500 Communicator (APE)

Nokia DCT-4
Nokia 1100 Nokia 1100 Nokia 1101 Nokia 1108 Nokia 1110 Nokia 1110 Nokia 1110i Nokia 1112 Nokia 1112 Nokia 1112i Nokia 12i GSM ModulNokia 1600 Nokia 1600 Nokia 2112 Nokia 2125i Nokia 2126i Nokia 2128i Nokia 2255 Nokia 2300 Nokia 2300 Nokia 2355 Nokia 2600 Nokia 2650 Nokia 2651 Nokia 2652 Nokia 2760 AmericasNokia 2760 Europe/AsiaNokia 30 TerminalNokia 3100 Nokia 3105 Nokia 3108 Nokia 3120 Nokia 3120 Nokia 3125 Nokia 3128 Nokia 3129 Nokia 3152 Nokia 3155 Nokia 3155i Nokia 3200 Nokia 3205 Nokia 3205i Nokia 3220 Nokia 3220 Nokia 3230 (WD2)Nokia 3300 Nokia 3300 Nokia 3320 Nokia 3321 Nokia 3360 Nokia 3361 Nokia 3510 Nokia 3510i Nokia 3520 Nokia 3530 Nokia 3560 Nokia 3570 Nokia 3585 Nokia 3586 Nokia 3586i Nokia 3587 Nokia 3587i Nokia 3588i Nokia 3589i Nokia 3590 Nokia 3595 Nokia 3595i Nokia 3600 (WD2)Nokia 3620 (WD2)Nokia 3650 (WD2)Nokia 3660 (WD2)Nokia 5070 Nokia 5070 Nokia 5100 Nokia 5140 Nokia 5140 Nokia 5140i Nokia 6010 Nokia 6012 Nokia 6015 Nokia 6015i Nokia 6016i Nokia 6019i Nokia 6020 Nokia 6020 Nokia 6021 Nokia 6030 Nokia 6030 Nokia 6050 Nokia 6060 Nokia 6060 Nokia 6061 Nokia 6070 Nokia 6070 Nokia 6080 Nokia 6080 Nokia 610 Car KitNokia 6100 Nokia 6101 Nokia 6101 Nokia 6101 Nokia 6102 Nokia 6102 Nokia 6102 Nokia 6102 Nokia 6103 Nokia 6103 Nokia 6108 Nokia 6111 Nokia 6112 Nokia 6152 Nokia 6155 Nokia 6155i Nokia 616 Car KitNokia 6170 (TIKU)Nokia 6170 (TIKU)Nokia 6200 Nokia 6220 Nokia 6225 Nokia 6225i Nokia 6230 (TIKU)Nokia 6230 (TIKU)Nokia 6230i (TIKU)Nokia 6235 (TIKU)Nokia 6235i (TIKU)Nokia 6236i Nokia 6255 (TIKU)Nokia 6255i (TIKU)Nokia 6256 Nokia 6256i Nokia 6260 (WD2)Nokia 6260 (WD2)Nokia 6310 Nokia 6310i Nokia 6340 Nokia 6340i Nokia 6360 Nokia 6370 Nokia 6385 Nokia 6500 Nokia 6510 Nokia 6560 Nokia 6585 Nokia 6590 Nokia 6590i Nokia 6600 (WD2)Nokia 6610 Nokia 6610i Nokia 6620 (APE)Nokia 6650 Nokia 6651 Nokia 6670 (WD2)Nokia 6670 (WD2)Nokia 6800 Nokia 6800 Nokia 6810 Nokia 6820 Nokia 6820 Nokia 6820i Nokia 6822 Nokia 6822 Nokia 7200 Nokia 7210 Nokia 7250 Nokia 7250i Nokia 7260 Nokia 7270 (TIKU)Nokia 7270 (TIKU)Nokia 7280 (TIKU)Nokia 7280 (TIKU)Nokia 7360 Nokia 7380 Nokia 7600 (TIKU)Nokia 7610 (WD2)Nokia 7610 (WD2)Nokia 7620 Nokia 7650 (WD2)Nokia 7700 (APE)Nokia 7710 (APE)Nokia 810 Car KitNokia 8310 Nokia 8390 Nokia 8587 Nokia 8800 (TIKU)Nokia 8800 Sirocco Edition (TIKU)Nokia 8801 (TIKU)Nokia 8910 Nokia 8910i Nokia D211 Nokia N-Gage (WD2)Nokia N-Gage QD (WD2)Nokia Remote Camera

DCT-4+ (Plus)
Nokia 1200 Nokia 1208 Nokia 1208b Nokia 1209 Nokia 1650 Nokia 1650b Nokia 1680c-2b ClassicNokia 2310 Nokia 2600c Nokia 2610 Nokia 2610b Nokia 2626 Nokia 2630 AmericasNokia 2630 Europe/AsiaNokia 2670h FoldNokia 5000 Nokia 5000 Nokia 7070

BB5.0
Nokia 3109 ClassicNokia 3109 ClassicNokia 3110 ClassicNokia 3120 ClassicNokia 3250 Nokia 3500 ClassicNokia 3500 ClassicNokia 3600 SlideNokia 3610 Nokia 5200 Nokia 5200 Nokia 5220 XpressMusicNokia 5220 XpressMusicNokia 5300 XpressMusicNokia 5300 XpressMusicNokia 5310 XpressMusicNokia 5310 XpressMusicNokia 5320 XpressMusicNokia 5320 XpressMusicNokia 5320 XpressMusicNokia 5500 Nokia 5500 SportNokia 5610 XpressMusicNokia 5610 XpressMusicNokia 5700 XpressMusicNokia 5700 XpressMusicNokia 5710 XpressMusicNokia 5710 XpressMusicNokia 6085 Nokia 6085 Nokia 6086 Nokia 6110 NavigatorNokia 6110 NavigatorNokia 6120 ClassicNokia 6120 ClassicNokia 6121 ClassicNokia 6124 VodafoneNokia 6125 Nokia 6126 Nokia 6126 Nokia 6131 Nokia 6131 NFCNokia 6133 Nokia 6133 Nokia 6133 Nokia 6135 Nokia 6136 Nokia 6136 Nokia 6151 Nokia 6210 NavigatorNokia 6210 NavigatorNokia 6210 NavigatorNokia 6210 NavigatorNokia 6212 ClassicNokia 6220 ClassicNokia 6220 ClassicNokia 6233 Nokia 6233 Nokia 6234 Nokia 6267 Nokia 6270 Nokia 6280 Nokia 6282 Nokia 6288 Nokia 6290 Nokia 6300 Nokia 6300 Nokia 6300i Nokia 6301 Nokia 6301 Nokia 6500 ClassicNokia 6500 ClassicNokia 6500 SlideNokia 6500 SlideNokia 6555 Nokia 6555 ClassicNokia 6556 ClassicNokia 6600 FoldNokia 6600 SlideNokia 6630 Nokia 6631 (NM850iG)Nokia 6650 T-MobileNokia 6680 Nokia 6681 Nokia 6682 Nokia 7310 SupernovaNokia 7310 SupernovaNokia 7370 Nokia 7373 Nokia 7390 Nokia 7500 PrismNokia 7500 PrismNokia 7510 SupernovaNokia 7510 SupernovaNokia 7610 SupernovaNokia 7610 SupernovaNokia 7900 PrismNokia 8600 LunaNokia 8800 ArteNokia E50 Nokia E50 Nokia E51 Nokia E51 Nokia E60 Nokia E61 Nokia E61i Nokia E61i Nokia E62 Nokia E65 Nokia E66 Nokia E66 Nokia E66 Nokia E70 Nokia E70 Nokia E71 Nokia E71 Nokia E71 Nokia E90 CommunicatorNokia E90 CommunicatorNokia N70 Nokia N70 Nokia N71 Nokia N71 Nokia N72 Nokia N73 Nokia N73 Nokia N75 Nokia N76 Nokia N76 Nokia N77 Nokia N77 Nokia N77 Nokia N78 Nokia N78 Nokia N78 Nokia N79 Nokia N79 Nokia N79 Nokia N80 Nokia N80 Nokia N81 Nokia N81 Nokia N81 Nokia N81 Nokia N82 Nokia N82 Nokia N85 Nokia N85 Nokia N85 Nokia N90 Nokia N91 Nokia N91 Nokia N91 Nokia N91 Nokia N92 Nokia N92 Nokia N93 Nokia N93 Nokia N93i Nokia N93i Nokia N95 Nokia N95 8GBNokia N95 NAMNokia N95 8GB NAMNokia N95 Nokia N95 Nokia N96 Nokia N96 Nokia N96 Nokia NM705i (DoCoMo)

Sebaiknya list di atas di copy ke Word atau dirapiin di XL..lalu dibikinkan shortcutnya di desktop…jadi tinggal klik aja kalo lagi pas ngebutuhin…
Atau…kalo memang bisa, buat jadi program flash…
atau jadiin aja tampilan wallpaper buat desktop…lebih praktis…hi…hi…hi….

Posted in Nokia | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

5 Tips Dasar nan Penting Pengguna BlackBerry

Posted by biocell97 pada November 30, 2009

5 Tips Dasar nan Penting Pengguna BlackBerry
________________________________________
Meski BlackBerry memiliki beragam kemampuan canggih, pengguna juga harus mengetahui kemampuan dasar ponsel pintar ini. Seperti bagaimana mengetahui apakah BB Anda dikunci atau tidak oleh operator, dan cara untuk membuat inbox rapih. Simak tipsnya.

1. Mengetahui PIN, IMEI, Versi OS, FreeMem.
Klik: Options – Status, atau tekan dan tahan ‘ALT-Caps/aA-H’ bersamaan.

2. Mengetahui apakah BB ‘locked’ atau ‘unlocked’.
Klik: Options – Advanced Options – Sim Card – tulis/ketik ‘MEPD’.
-. Jika BB ‘unlocked’ maka akan muncul barisan status: ‘Disabled’.

3. Mengetahui BB kena ‘IT Policy’ atau tidak?
Klik: Options – Status – tulis/ketik ‘BUYR’

- Kalau BB-nya dipasang IT-Policy/BES, akan muncul tulisan ‘IT Policy enabled’.
- Kalau tidak ada IT Policy, muncul ‘Data usage’ dan ‘voice usage’ dengan angka pemakaian 
- Sekalian bisa mengecek BB-nya baru/bekas. Kalau baru sekali, angkanya harus NOL/zero semua.

4. Membuat SMS dan email dalam folder terpisah.
- Klik ;Messages’ – BBMenu – Options – General Options
- Cari ‘SMS and Email Inboxes’: Separate.

5. Membuat Inbox rapih dan enak dilihat.
- Klik ‘Messages’ – BBMenu – Options – General Options
- Di baris 3, ‘Display Order’ klik dan pilih ‘Name, Subject’
- Di baris 4, ‘Display Message Header On’ klik dan pilih ’2 lines’
- Di baris 10, ‘Separators’ klik dan pilih ‘Stripes’
- Baris paling bawah, ‘Keep Messages’ pilih ’15 days’ agar tidak memenuhi inbox atau memori.
__________________
Keep Share & Keep Spirit……….!!!
Sumber : Forum Blackberry Indonesia oleh Alfaromeo

Posted in Blackberry | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.